Pertobatan

Nama               : Suriani Waruwu

Semester          : VII (tujuh)

Mata kuliah     : Etika Kristen

Dosen              : Dr. Hendi Wijaya S.S

Tugas               : Ke-2 (dua)

Basil mengatakan untuk menunjukan pertobatan yang sungguh-sungguh yaitu orang yang meratap, menangis. Mat 5:4 orang yang bertobat mendapat kebahagian yang dari Yesus, air mata itulah yang membersikan dosa-dosa kita. contoh peristiwa Petrus dalam Mat 26:75 Petrus melakukan satu kesalahan yaitu menyangkal Yesus. Tapi dari kesalahannya dia menyadari lalu menangis karena teringat perkataan Yesus. Jadi bertobat itu harus conect dengan iman akan perkataan Yesus. Seperti peristiwa Petrus tadi, karena dia mengingat perkataan Yesus sehingga hatinya tersentuh dan menangis dan air matanyalah yang menyucikan batinnya. Tanpa ada perkataan Yesus maka Petrus tidak pernah bertobat dan tidak bisa menjadi Rasul yang hebat. Dalam 2 Kor 7:6-7;11 kata Dia disini adalah Allah lah yang menghibur yang rendah hati. Jadi orang yang meratap akan dihibur oleh Yesus Kristus Tuhan. Penghiburan yang berasal dari kata-kata Allah maka kata-kata itu ada kuasa. Ay 10-11 kalau ratapan itu menurut kehendak Allah bisa mendatangkan pertobatan yang menyelamatkan tetapi dukacita dari dunia mendatangkan kematian. Kis 19:18-19 mereka menunjukkan kalau mereka meninggalkan perbuatan mereka yang tidak baik dengan melakukan sihir dan mengumpulkan kitab-kitab mereka lalu membakarnya di depan orang banyak, inilah pertobatan yang sungguh-sungguh. Jadi, pertobatan itu ada kesungguhan, kerinduan, semangat, ketakutan akan hukuman Allah.

Basil mengatakan pertobatan itu menghasilkan keselamatan. Jadi tidak cukup dengan pertobatan dari dosa-dosa masalalu tetapi harus menghasilkan buah-buah pertobatan. Matius 3:7-10 hasilkanlah buah dari pertobatan. Ayat 10, Yoh 15:2 setiap pohon sudah di di sediakan kapak untuk menebang pohon yang tidak berbuah. (pohon itu sebagai kehidupan kita, dan kapak itu sebagai penghukuman Allah). Contoh lain Kenapa Yesus tiba-tiba untuk mengutuk pohon ara Lukas 13:6 kehidupan kita itu seperti pohon yang menghasilkan buah. Bagaimana menghasilkan buah? Melakukan perbuatan baik. Yang melakukan perbuatan baik itu yaitu Allah dan kita (bersinergi) Yoh 15:6 orang yang tidak menempel dengan Allah ibarat ranting yang tidak menempel dengan pohonnya menjadi kering lalu di buang dan di bakar. kenapa di bakar? Karena tidak menghasilkan buah. Kenapa tidak berbuah karena tidak menempel dengan pokok anggur (Kristus). Jadi kalau kita tidak menempel dengan Kristus maka tidak menghasilkan buah yang baik. Contoh saya tidak merasakan berkat Allah, secara teopati (perasaan) di benarkan tetapi secara teologi salah. Karena mengapa? Pertanyaan yang praktis kamu masih hidup tidak? Masih. Karena masih hidup maka itulah berkat Tuhan. Itu hanya perasaan maka hati-hati dengan kata-kata seperti itu, dimana Allah itu memenuhi ruang dan waktu. Apapun yang kamu inginkan dalam hatimu maka Tuhan Tahu bahkan yang tersembunyipun Ia tahu yang ada dalam diri manusia.

Jadi memperoleh hidup kekal itu harus dengan mencari Allah dan datang kepada Dia dengan pertobatan. Mark 10:17. Kita harus menyadari bahwa hidup kita ini bukan untuk aku lagi tetapi akuilah di dalam diri anda itu ada Yesus. Kita harus serupa dengan Kristus seperti Paulus mengatakan aku makin kecil dan Kristus makin besar.

Buah-buah pertobatan itu adalah pekerjan-pekerjaan baik yang sesuai dengan kehendakNya dan menyenangkan Dia. Jadi kita harus kerjakan hal-hal yang menyenangkan Allah contoh dalam Mat 25:1-12 gadis-gadis bijak ini menyenangkan hati Tuhan dengan mempersiapkan diri untuk menyongsong kedatangan Tuhan. Kata Aku berkata kepadamu, Aku tidak mengenalmu (artinya yesus tidak mengenal mereka). Mengapa? Karena 5 gadis bodoh ini, mereka tidak mempersiapkan minyak yang cukup. Tetapi gadis-gadis yang bijak ini berjaga-jaga, artinya mereka melakukan apa yang di kehendaki Tuhan itu. Walaupun dalam konteks ini tidak menjelaskan mengapa Tuhan datang terlambat tetapi gadis-gadis biijaksana ini menyenangkan Tuhan dengan mempersiapkan minyak untuk menyambut Yesus. Luk 13:24-25 pintu di tutup karena Tuhan tidak kenal siapa mereka. 2 Kor 6:2-4 yang di lakukan oleh Paulus dia menahan dengan penuh kesabaran. Berjuang masuk dengan pintu yang sempit. Ini artinya dalam segala hal sebagai pelayan Allah. Paulus mengalami penderitaan seperti masuk ke gerbang yang sempit tadi. Gerbang yang sempit ini itu lah yang di katakan Yesus sebagai pintu masuk surga.

Dalam Matius 6:24 Setelah pertobatan tadi kita di ajak untuk berbuah. Salah satunya godly piety, suatu kesungguhan untuk mencari Allah. Basil mengatakan kita tidak punya daya untuk melayani Tuhan artinya kalau tidak sungguh-sungguh melayani Tuhan artinya tidak ada buah-buah pertobatan atau tidak masuk kejalan yang sempit tadi. 2 Kor 6:14-16 terang tidak bisa bersatu dengan gelap. Jadi kita punya godly piety dengan mencari Allah dengan sungguh-sungguh. Apa maksud godly piety Mat 23:25-26 kita di ajak untuk membersihkan semua keinginan daging (cleanse all defilement of flesh and spirit) sehingga kita bisa bersatu dengan Allah. 2 Kor 7:1 Kita harus membersihkan semua pencemaran jasmani dan rohani. Apa maksud dari ayat ini? Flesh dan spririt itu tercemar maka Rasul Paulus mengatakan cleanse/bersihkan setelah itu baru bisa masuk kepada kekudusan dan menyempurnakan dengan takut akan Allah. Yesaya 1:18 jelas Yesaya mengatakan untuk membasuh diri. Mencucikan flesh and spririt ini butuh air (kristus) kalau kita baca dalam 1 Yoh 3:3 menyucikan dirinya pake pengharapan di dalam Dia. Artinya apa yang di maksud Pengharapan di dalam Dia? Pengharapan ini suatu kelak seperti Dia, serupa dengan Dia yang adalah Kristus. Artinya supaya manusia kelak nantinya manusia sama seperti Dia.

Waktu manusia dia dalam kristus, maka kita harus ingat ada iman, pengharapan dan kasih. Di dalam pengharapan ini ada penyucian diri sehingga sama seperti Kristus. Pengharapan ini belum nyata tapi ada pengharapan 1 Yoh 3:2-3 jadi semua yang kotor harus di bersihkan.  Mat 5:48 sempurna berarti suci dan tidak bercacat cela. Filipi 2:15 kamu perfek tanpa salah. Mat 10:37-38 di sucikan bukan sekedar menjadi orang baik tapi mau menjadi serupa dengan Kristus di mulai menjadi murid Tuhan Mat 16:24-25 menjadi pengikut Yesus harus memikul salibNya, menyangkal dirinya. Ay 24 Tuhan memberikan salib buat kita supaya kita memikul dan menyangkal diri untuk mematikan manusia lama kita (pencemaran jasmani dan rohani) maka kita harus mengambil jalan itu untuk menemukan diri kita yang sebenarnya. Ay 25 mati bagi Kristus di selamatkan. Jadi manusia tidak usah kuatir karena Dia menyertai kita dan mati karena Kristus ada hasil yang kita dapat yaitu kita menerima Anugrahnya dan kita di selamatkan. Artinya kita memperoleh hidup kekal, Amin.

Diterbitkan oleh suriani17

selagi bisa ku pasti terus berjuang

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: