Praktikos, Theoretikos, Gnostikos

Nama: Suriani Waruwu

Semester: VII (tujuh)

Mata kuliah: Dogmatika 4

Dosen: Dr. Hendi Wijaya S.S

Tugas : Ke-3

Allah itu satu karena Bapa itu satu. Bagaimana kita mengenal Allah? kita bisa mengenal Allah lewat alam ciptaanNya dan juga lewat pewahyuan krn ini kerja Roh Kudus. Mengenal Allah juga bisa lewat iman kepada kristus.  Kita bisa mempunyai relasi langsung kepada Allah lewat iman.

Mengenal Allah lebih dalam adalah harus dengan purification dengan dua jalan bersamaan taming the passions (melawan dosa/menjinakkan nafsu serakah) dan doing the virtues (memberi sedekah). Kita memberi di saat yang sama artinya kita sedang menjinakkan nafsu serakah.

Dalam pertumbuhan rohani ada tiga tahap yaitu:

  1. Praktikos; Purgative (askesis) tahap latihan-latihan jiwa dan badani. Jadi kita harus disiplin dalam mematikan segala hal-hal hawa nafsu. Dalam hal ini siapapun yg ada dalam keheningan solit berarti kita tidak bisa bebas dari hearing, speaking dan seeing. Tapi kalau kita diam maka hanya ada satu peran yang mau kita perjuangkan yaitu menaruh hati. Seperti kata Yesus masuklah ke pintu yang terkunci sehingga kita terjauh dari pendengaran atau gangguan dr luar.  Salah satu bapa-bapa gereja mengatakan dia tidak berdoa supaya dia di senangi, melainkan supaya hatiku suci. Karena yang paling terpenting kesucian hati saat berdoa. bpk philemon mengatakan jaga dirimu dengan baik jangan biarkan dirimu di sapu oleh obsesi dari luar tapi jaga dirimu dengan ketenangan. Tetapi kalau kamu menjaga obsesi itu/tertimulasi dari godaan-godaan itu maka mereka sulit mengontrol hatimu. Arahkanlah pikiranmu di jalan orang-orang kudus, pilihlah pakaian yang sederhana, makan dengan makanan yang sederhana, jangan bertindak seolah-olah kamu bukan orang tidak penting. Tp bicaralah di dalam hatimu.
  2. Teoretikos; Iluminatif (apatheia) “mengubah kemuliaan” tahap sudah mencapai apatheia (bebas dari nafsu) maka dia mencapai pada terang itu. filipi 4:11-13 maksudnya tidak ada hal-hal duniawi lagi. Yang dia pikirkan itu adalah penderitaan filipi 3:10, walaupun Paulus mengalami kematian tapi dia tidak takut filipi 2:17 juga dalam Filipi 1:20-23 Paulus ingin mati dan pergi Bersama-sama dengan Kristus. Menurutnya itu memang jauh lebih baik. Karena Paulus sudah mencapai teoretikos maka dia berani mengatakan mati adalah keuntungan.
  3. Gnostikos; Mystical (theosis); tahap dimana kita mencapai kesempurnaan yang dewasa sesuai dengan kesempurnaan kristus.

Cara kerja timbulnya dosa:

Peirasmos (godaan) menyerang Nous, Nous masuk ke Logismoi sehingga timbul passion sehingga menghasilkan dosa. Menyingkirkan dosa ini kita harus Virtues. Virtues buah dari disiplis askesis bagaimana melakukan askesis ini? Karakter utama yang di lakukan yaitu Penguasaan diri, pemurnian, murah hati, kerendahan hati, ketekunan, kebahagiaan. Hatimu tidak akan lepas dari godaan sampai hati kita benar-benar murni.

Ketika kita melakukan suatu kebajikan pasti muncul godaan. Sebab itu kita harus waspada dan berjaga-jaga dan juga harus jagalah hatimu dan teruslah berdoa “lord jesus Christ, have mercy on me”, dan jadilah rendah hati dan fokuskan jiwamu dalam ketenangan. Yesus mengatakan dalam Mat 6:5-8 maksudnya set your soul in queietness. Menutup pintu artinya tutuplah mulutmu tapi bukalah hatimu. Dlm ay 7 kita menutup mulut kita supaya jangan berkata-berkata dengan bertele-tele tapi diamlah. Allah itu datang dan berdiam di hatimu dan kita harus temukan Dia.

Desert father mengatakan semua pekerjaan itu tidak cukup dan dalam alkitab mengatakan bahwa Abraham itu rahma, elia suka ketenangan dan daud itu humble sehingga Allah suka tinggal di dalam mereka.  Humble itu ibu dari kebajikan. Gambar Kristus yang ada dalam diri kita itu semakin Nampak yaitu Yesus Kristus sendiri. Jadi apapun jalan yang kamu temukan dalam jiwamu selagi hal itu jalan untuk menjalin relasimu dengan Allah maka lakukanlah hal itu.

Abba Philemon berkata :Jagalah dirimu dengan baik, jangan biarkan dirimu disapu oleh obsesi dari luar tetapi jagalah jiwamu di dalam ketenangan, tetapi jika kamu menjaga obsesi itu atau terinstimulasi dengan godaan-godaan maka godaan itu akan mengacau balau hidupmu, tetapi jika kamu mengontrol dirimu maka godaan itu tidak bisa mengontrol hidupmu.

Philemon berkata: Arahkanlah dirimu kepada orang-orang kudus, pakailah pakian sederhana, makanlah makanan yang sederhana, karena hal itu adalah sesuatu yang tidak penting, tetapi tekunlah dalam jiwamu.

PENCIPTAAN

Bagaimana dunia ini di ciptakan? Allah menciptakan alam melalui firmanNya dan dan cara menghidupkannya yaitu melalui Roh Kudus (nafasNya Allah). Yoh 1:1. Firman inilah yang mengajarkan kepada Roh Kudus dan Roh Kudus inilah yang mengajarkan para rasul, Misalkan Musa menulis kitab suci dengan tuntunan Roh Kudus. Dan Roh Kudus yang mengajarkan kepada penulis. Begitu juga kepada penulis lainnya. Dalam Roma 11:36 dari Bapa melalui Putra kepada Roh Kudus. Dalam 1 Kor 8:6 dari padanyalah segala sesuatu (alam ciptaan), dari Dia kita hidup. Allah yang esa itu sumber segala sesuatu itu. ciptaan ada hasil dari ketiadaan. Dalam 2 mac 7:28b Allah menciptakan mereka dari ketiadaan menjadi ada. Dalam ayub 38:4. ibrani 11:3 kalau kita mengatakan dunia ini di ciptakan oleh Allah walaupun secara esensi kita tidak mengenalNya. Namun bagaimana kita bisa mengklaim kalau Allah yang menciptakan alam semesta ini yaitu dari Iman. 1 Yoh 1:1firman hidup ini yang mencipta alam semesta, telah menjadi manusia sehingga menjadi sesuatu yang nyata. Jadi ini bukan iman dari nenek moyang yang tidak ada dasarnya tetapi iman kepada Firman yang telah menjadi manusia. Kenapa di sebut iman? Karena kita tidak bisa melihatNya. Dalam efesus 1:11 Tuhan menciptakan alam semesta ini sesuai dengan tujuan yang dia tetapkan. Yaitu kita yang dari semula artinya bukan hanya satu-satunya tetapi secara universal sesuai dengan maksudnya supaya menjadi ahli warisnya. Dari semua ciptaanNya yang di pilih adalah manusia bukan binatang, bukan malaikat sebab itu malaikat begitu cemburu dengan manusia. Ada dua cara melihat ciptaan alam semesta yaitu dari iman dan pengetahuan. Tapi ada juga yang beranggapan bahwa manusia di ciptakn kita bisa lihat dari Teori evolution dan Theory big bang.

Kesimpulannya, Allah mencipta dari ketiadaan menjadi ada, salah satu ciptaannya adalah manusia. Prosesnya, manusia di ciptakan melalui Firman Allah (perkataan Allah) yang telah menjadi daging/berinkarnasi menjadi manusia dan di hembusi kedalam diri manusia nafasnya Allah (Roh Kudus), sehingga manusia bisa bergerak dan bisa melakukan aktivitas lainnya. Amin.

Diterbitkan oleh suriani17

selagi bisa ku pasti terus berjuang

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: