Obedience

Nama               : Suriani Waruwu

Semester          : VII (tujuh)

Mata kuliah     : Etika Kristen

Dosen              : Dr. Hendi Wijaya S.S

Tugas               : Ke-3 (tiga)

Belajar etika bertujuan untuk menyempurakan gambar dan rupa Allah yang ada di dalam hidup setiap manusia Roma 8:29 Manusia telah didesain dari semula oleh Allah menurut gambar dan rupaNya. Karena kita adalah gambar dan rupanya Allah maka kita harus serupa dengan Kristus karena itu adalah pola asli kita. Dalam Kolose 1:15 menyatakan bahwa Dialah gambar Allah yang tidak kelihatan. Gambar Allah itu adalah anak-Nya sendiri yaitu Firman yang telah menjadi daging yaitu Yesus Kristus. 1 Yoh 3:2 karena kita adalah anak-anak Allah maka manusia menjadi sama atau serupa dengan Kristus walaupun keadaan kita saat ini masih belum nyata tetapi Yesus sendirilah yang menyatakannya nanti. Efesus 4:13-15 kita bertumbuh di dalam Kristus sebab Ia yang menjadi gambar dan rupa Allah Ibrani 1:1-3, Fil 2:6, Kol 3:10. Etika adalah apapun yang kita kerjakan menjadi gambar Anak-Nya dan menjadi rupa Allah. Penciptaan pertama disebut sebagai kemanusiaan lama sebab kemanusiaan Adam telah rusak karena dosa akibat ketidak taatan, tetapi penciptaan kedua sebagai kemanusiaan baru disebut dengan kemanusian Kristus yang taat sampai mati di kayu salib. Penciptaan ketiga adalah saat adanya kebangkitan.

Aplikasinya: apapun yang kita kerjakan dalam berbagai hal, itu adalah suatu proses kita menyempurnakan gambar Allah menjadi Anak-Nya dan mewujudnyatakan rupa Allah di dalam diri kita. Orang percaya adalah anak-anak Allah yang dilahirkan dari air dan Roh yaitu melalui Baptisan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Benih itu adalah manusia baru yaitu diri kita yang sejati secara batiniah dan lahiriah. Kita adalah manusia rohani yang terdiri atas manusia batiniah yang telah dihidupkan di dalam baptisan dan manusia lahiriah yang menjadi bait Allah. Manusia rohaniah atau manusia baru ini sedang membentuk atau memproses baik manusia lahiriah dan batiniah. Ibarat seorang ibu yang mengandung, kata Rasul Paulus kita sedang mengandung sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam diri kita baik secara batiniah dan lahiriah. Secara lahiriah akan memakai tubuh kemuliaan seperti tubuh kemuliaan Kristus. Secara batiniah kita akan menjadi manusia terang yang bercahaya seperti transfigurasi Kristus. Itulah diri kita yang sejati yang sedang dalam bentuk benih ilahi yang harus kita kerjakan atau kelola bersama Roh Kudus agar semakin serupa dengan Kristus (1 Yoh 3:2).

Kita seperti Maria yang mengandung Kristus dan membawa Dia kemana kita pergi, Gal 2:20, Yoh 3:30, sehingga hidup kita bukan kita lagi melainkan Kristus yang ada di dalam diri kita. setiap orang adalah pelukis dari dirinya sendiri dan pilihan-pilihan yang kita kerjakan itu menyempurnakan gambar Allah menjadi rupa. Perbuatan baik yang membuat gambar itu menjadi lebih baik.

Ketika kita menghadapi pasang surut kehidupan selalu ingat/nepsis bahwa itu adalah laut kehidupan yang bergelora untuk membawa kita semakin serupa dengan Kristus. Naik turunnya hidup adalah dinamika menuju pelabuhan. Pasang surut kehidupan ibarat kapal yang sedang berlayar menuju pelabuhan. Kapal itu adalah diri kita sendiri dengan juru mudinya adalah Nous/Hati kita. Kompasnya adalah Roh Kudus. Laut yang bergelora adalah dinamika hidup di dunia yang naik turun seperti ombak. Dan pelabuhan adalah Allah dan Kristus sebagai pelabuhan terakhir perjalanan kapal kita (Theosis).

  1. Pertobatan

Ajakan masuk dalam pertobatan tidak secara paksa tetapi berupa pilihan bagi manusia. Di dalam pertobatan ada tangisan yang kudus, tangisan yang betul-betul menyucikan batiniah dan hati kita yang disebut dengan air mata pertobatan. Contohnya Rasul Petrus saat dia menyangkal Yesus. Dia menyadari kesalahannya dan mengingat perkataan Yesus sehingga dia menangis. Artinya dalam pertobatan itu harus dengan sungguh-sungguh.

  1. Ketaatan Matius 22:37-39

Melakukan perintah utama yang diperintahkan oleh Allah kepada setiap kita. perintah yang paling besar dan paling utama adalah kasih. Kasih harus dinyatakan dengan satu bukti Yoh 14:21-24 pertobatan yang menghasilkan ketaatan dan ketaatan itu adalah bukti dari kasih dan kasih itu adalah buah-buah dari pertobatan. Yoh 15:10 menuruti perintah Tuhan berarti kitaa telah menyatakan ketaatan kita dan kita tetap berada dalam kasih Tuhan. pertobatan dan kasih merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah. Hubungannya adalah kasih harus punya syarat yaitu menuruti perintah Kristus. sama seperti Yesus mengasihi Bapa-Nya. Roma 8:35-37 tiada satupun yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus Maz 44:23 Begitu juga dengan kasih kita kepada Kristus tiada yang dapat memisahkannya. Yoh 16:33 respon kita kepada Kristus sama dengan kasih-Nya kepada kita. apakah kita juga seperti Kristus yang telah mengalahkan dunia? Roma 8:36 kita senantiasa ada dalam bahaya maut tetapi tidak dapat dipisahkan dengan kasih Kristus.

  1. Memuliakan Allah dengan melakukan perintah-Nya Yoh 17:4

Yoh 4:34  melakukan pekerjaan yang mengutus kita dan melakukan kehendak-Nya, Matius 5:16 perbuatan baik merupakan kita sedang mempermulikan Allah. Yoh 15:9-10 kita mempermuliakan Kristus dengan mengatakan makananku adalah kehendak Allah dalam wujud perbuatan baik. Dalam mempermuliakan Allah kita juga mempermuliakan Kristus. Yoh 14:13, 2 Tim 4:7 ibarat Paulus yang telah menyelesaikannya hingga ke garis vanish. Filipi 1:10-11 hasilnya kita akan murni dan tak bercacat untuk memuliakan dan memuji Allah pada hari penghakiman. Roma 2:23 sebaliknya tidak taat maka tidak mempermuliakan Kristus dan menghina Allah dengan melanggar hukum-Nya Allah. Jadi dalam hidup kita untuk mempermuliakan Allah yaitu dengan melakukan perintahNya dan taat.

Diterbitkan oleh suriani17

selagi bisa ku pasti terus berjuang

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: