lanjutan

Nama : Suriani Waruwu

Semester : VII

M.K : Etika Kristen

Tugas : Ke 6

Renihati Gulo

29. A man who cannot discriminate between good and evil has no right to judge who is good and who evil. The man who knows God is good. If someone is not good, he knows nothing of God and never will; for the way to know God is by means of goodness.

Terjemahan:

Seseorang yang tidak dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat tidak memiliki hak untuk menilai siapa yang baik dan siapa yang jahat. Orang yang mengenal Allah itu baik. Jika seseorang tidak baik, dia tidak tahu apa-apa tentang Allah dan tidak akan pernah mau; karena cara untuk mengenal Allah adalah melalui kebaikan.

30. Men who are good and enjoy the love of God rebuke evildoers to their face. But when evil-doers are not present, such people neither criticize them nor allow others to do so.

Terjemahan:

Orang yang baik dan menikmati kasih Allah menegur para penjahat ketika mereka melihat di depan mata mereka. Tetapi ketika pelaku kejahatan tidak ada, tidak seorang pun  mengkritik mereka atau membiarkan orang lain melakukannya.

31. When talking with others all harshness should be avoided; for modesty and self-restraint-adorn an intelligent person even more than a young girl. An intellect that enjoys the love of God is a light that shines on the soul, just as the sun shines on the body.

Terjemahan:

31. Ketika berbicara dengan orang lain, harus menghindari kekerasan; untuk kesopanan dan pengendalian diri-menghiasi seseorang yang cerdas/berintelek bahkan lebih dari seorang gadis muda. Kecerdasan yang menikmati cinta Allah adalah cahaya yang menyinari jiwa, sama seperti matahari menyinari tubuh.

3 2. Whatever passion arises in your soul, remember that those who have correct judgment, and want to keep secure what they have, take delight not in the ephemeral acquisition of material things, but in true and sound beliefs. It is these that make them happy. For wealth may be seized and stolen by more powerful men,whereas holiness of soul is the only possession which is safe and cannot be stolen, and which saves after death those who have it. Fantasies about wealth and other pleasures do not delude those who understand this.

Terjemahan:

32. Semangat apa pun yang muncul dalam jiwa kita, ingatlah bahwa orang memiliki penilaian benar, dan ingin menjaga keamanan yang mereka miliki, bersukacitalah bukan dalam perolehan materi yang sementara, tetapi pada keyakinan yang benar dan sehat. Inilah yang membuat mereka bahagia. Karena kekayaan dapat direbut dan dicuri oleh orang-orang yang lebih kuat,
sedangkan kekudusan jiwa adalah satu-satunya kepemilikan yang aman dan tidak dapat dicuri, dan yang menyelamatkan setelah kematian orang-orang yang memilikinya. Fantasi tentang kekayaan dan kesenangan lain tidak menipu mereka yang mengerti hal ini.

3 3. Those who are inconstant and uninstructed should not argue with intelligent men. An intelligent man is one who conforms to God and mostly keeps silent; when he speaks he says very little, and only what is necessary and acceptable to God.

Terjemahan:

3 3. Mereka yang tidak berubah-ubah  dan tidak terhalang hendaknya tidak berdebat dengan orang yang cerdas. Orang yang cerdas adalah orang yang selaras dengan Allah dan kebanyakan diam; ketika dia berbicara dia berkata sangat sedikit, dan hanya apa yang perlu dan dapat diterima oleh Allah.

34-· Those who pursue a life of holiness, enjoying the love of God, cultivate the virtues of the soul, because the soul is their own possession and an eternal delight. In addition, whenever possible they take pleasure in such transitory things as come to them through God’s will and gift. Even if these things are rather scanty, they use them gladly and gratefully. Luxurious meals nourish the body; but knowledge of God, self-control, goodness, beneficence, devoutness and gentleness deify the soul.

Terjemahan:

Mereka yang mengejar kekkudusan hidup, menikmati cinta Allah, memupuk kebajikan jiwa, karena jiwa adalah milik mereka sendiri dan kesenangan abadi. Selain itu, kapan pun memungkinkan, mereka menikmati hal-hal sementara yang datang kepada mereka melalui kehendak dan karunia Allah. Bahkan jika hal-hal ini agak sedikit, mereka menggunakannya dengan senang hati dan syukur. Makanan mewah menyehatkan tubuh; tetapi pengetahuan tentang Allah, kontrol diri, kebajikan, kesalehan dan kelembutan mendewakan jiwa.

35. Rulers who use forc·e to make men undertake foul and soulcorrupting acts .have no dominion over the soul because it is created with freedom of will. They may fetter the body, but not the power of decision, of which the intelligent man is the arbiter through God who created him. Because of this he is stronger than any authority, necessity or force.

Terjemahan:

35. Para penguasa yang menggunakan kekuatan/tenaga untuk membuat manusia melakukan tindakan busuk dan merusak jiwa. Mereka tidak memiliki kekuasaan atas jiwa karena itu diciptakan dengan kebebasan kehendak. Mereka mungkin membelenggu tubuh, tetapi bukan kekuatan keputusan, di mana orang yang cerdas adalah penengah melalui Allah yang menciptakannya. Karena itu ia lebih kuat dari otoritas, kebutuhan atau kekuatan apa pun.

Diterbitkan oleh suriani17

selagi bisa ku pasti terus berjuang

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: