PANAGIA

Nama               : Suriani Waruwu

Semester          : VII

M.K                 : Eksegesis PB

Dosen              : Dr. Hendi S.S

Tugas               : Ke 6

Pada tanggal 8 Sept mempelajari hawa yang baru. siapa hawa yang baru? Maria. Bunda Maria Sang Maha Kudus yang membimbing Adam yang baru hingga sampai mati. Siapa Adam yang baru ini? Yaitu Yesus sendiri. Kenapa Yesus disebut sebagai Adam yang baru? Karena Dialah yang membawa kita menyatu lagi dengan Allah sesuai tujuan utama yang di tetapkanNya untuk manusia. Mengapa? karena kejatuhan/ketidaktaatan Adam yang lama yang membuat kita terpisah dari Allah. maka Dia adalah Adam baru yang menebus kesalahan Adam pertama. Pekerjaan Adam yang baru tidak lepas dari pekerjaan Hawa yang baru, yaitu Panagia yang meluruskan kesalahan yang dilakukan oleh Hawa yang lama. Maria tidak hanya
melahirkan Yesus tetapi ia juga mengambil peran yang sangat mendasar bagi
keselamatan kita yaitu Hawa yang baru, Panagia, berkontribusi pada inkarnasi Adam baru yang akan membimbing umat manusia menuju ketatan kepada Allah. Apa yang menjadi pembelajaran bagi kita? Hawa baru adalah kita yang seharusnya menjadi anak-anak yang taat bukan anak-anak yang memberontak. Bukti ketaatan hawa baru yang adalah Maria sendiri dimana dia rela menyerahkan tubuhnya di pakai oleh Allah untuk melahirkan  Firman yang menjadi daging melaluinya. Maria melahirkan tanpa suami, kalau kita piker-pikir ini sangat memalukan, itu sebabnya Yusuf sempat diam-diam ingin meninggalkan Maria, tetapi itu tidak terjadi. Maria bisa mengandung mustahil bagi manusia tapi bagi Tuhan taka da yang mustahil. Dalam
Lukas 2:34-35 ada banyak pedang yang menembus jiwa Maria. Ini adalah konsekuensi yang harus di tanggungnya. Pedang itu merupakan sesuatu yang melukai. Pedang yang menembus jiwa Maria adalah melihat detik- detik anaknya disalibkan di kayu salib. Gereja mengajak kita membaca kej 28:10-17, Yehz 43:27-44:4, Amsal 9:1-11,  Luk 1:39-49, 56, Galatia 6:11-18, Yoh 3:13-17, 1 Kor 15:1-11, Mat 19. Mengapa gereja sangat menghormati sosok Hawa baru karena tanpa kehadiran Hawa baru maka tidak ada Adam yang baru. makanya gereja sangat menghormati dia.

Panagia berkontribusi pada inkarnasi Adam baru (Firman yang jadi daging) yang akan membimbing umat manusia menuju ketatan kepada Allah sampai Theosis. Maria, Sang Theotokos memainkan peran dalam keselamatan kita yang tidak hanya mendasar, tetapi juga perlu dan tak tergantikan. Menurut St. Nicodemus dari Gunung Suci, guru termasyhur dan guru Gereja yang teguh, menunjukkan bahwa barisan malaikat sendiri diterangi oleh cahaya yang mereka terima dari Panagia.

Contoh maria di lihat dr sisi ecclesial:

Luk 1:39-45

Menurut origent: Maria datang kerumah Elisabet untuk memberitahu kabar baik. Ketika Maria ke rumah Elisabet dia sudah hamil/mengandung Yesus. Elisabet ini saudara sepupunya dan dia juga sedang mengandung yaitu Yohanes. Secara Historia Maria baru mengandung, dia tergesa-gesa pergi kerumah Elisabet ke kota Yehuda dan Maria masuk kerumah Elisabet kemudian yesus itu sudah ada dalam rahimnya dan yesus itu menguduskan Yohanes yang ada dalam perut Elisabet. Sehingga sebelum Maria datang dan menyapa Elisabet, Elisabet tidak bersukacita tetapi setelah Elisabet mendengar salam Maria maka kandungan elisabet melonjak. Ketika anak dalam perutnya Elisabet  melonjak atau bergirang ay 41 Pada saat itu juga yesus sudah memberikan jalan pada NabiNya yaitu Yohanes pertama kalinya dan Yesus sudah memberikan Yohanes sebagai perintis.

Maria adalah wanita yang paling tepat. Dalam lukas 1:39 Maria sangat antusias menemui elisabet karena sudah di penuhi Roh Kudus dan dia di pimpin Roh Kudus untuk ke daerah yang tinggi dan kuasa ilahi melindungi dia.  Origen mengatakan kedatangan Maria, sehingga tidak ada keraguan Elisabet menerima Roh Kudus berdasarkan anaknya sendiri sama seperti Maria mengandung Yesus dan di kuduskan oleh Roh Kudus begitu juga Elisabet. Elisabet menerima Roh Kudus karena anaknya dan yohanes pembabtis itu di berkati oleh bayi yang ada di perut Maria. Sebenarnyya yang pertama menerima Roh kudus adalah anaknya baru kemudian Elisabet. Lalu iya (Elisabet) berkata dengan suara yang keras dan di berkatilah kamu di antara wanita dan buah rahimmu. Ada banyak yang mengatakan kalau Maria mengandung karena Yusuf. Mengapa? Karena mereka tidak percaya. Jika Roh Kudus menyebut Maria itu di berkati, bagaimana bisa Juruselamat itu lahir dari benih laki-laki dan perempuan. Origent tidak percaya bahwa Maria tidak melahirkan setelah Yesus. Sama seperti wanita lain yang melahirkan sekali jadi ibu rumah tangga dan beranak lagi. Makanya elisabet mengatakan bahwa Maria tu spesial. Apa baiknya saya sampai Roh Kudus datang menemui dia. Maka jiwa bayi yang ada dalam perut Elisabet sehingga dia di katakan dia melompat kegirangan, sukacita artinya dia sudah menerima bahwa Allah sudah menyelamatkannya. Mungkin orang-orang menganggap aku bodoh karena aku berkata demikian.

Jika seandainya kelahiran Juruselamat tidak secara surgawi dan di berkati bagamana yang ilahi itu bisa masuk kenatur manusia dan pengajaranNya tidak menyebar ke seluruh dunia. Jika bukan Anak Allah bagaimana bisa terjadi pada saat itu banyak mujizat yang Dia lakukan, dimana banyak penyakit yang dia sembuhkan. Bukan hanya tubuh tapi jiwa kita juga. Itu semua terjadi karena belas kasihan Allah kita boleh mengenal Allah. Siapa dari kita yang memiliki keadilan. Sekarang karena kristus kita memilki keadilan. Justru dengan kelahiran Yesus kita bisa berhikmat mendapat keselamatan. Kita mengumpulkan banyak kesaksian bahwa Dia adalah ilahi dan banyak keajaiban yang Dia lakukan mulai dari kelahiran, pertumbuhan, kuasaNya, keajaibanNya.

Jangan berbalik ikut yesus yang sudah berjalan di hadapanmu. Dia menarik kamu pada keselamatan dan mengumpulkan kamu dalam gereja. Berbelas kasihlah dia bagi orang percaya. Melihat dari sisi Ecclesialnya? Maria itu seperti tabut Allah. Dimana Allah hadir disitu ada Maria. Dimana Allah hadir disitu kita di penuhi Roh Kudus. Dalam PB, Galatia 4:19 seolah-olah Paulus sedang hamil seperti Maria dan Elisabet. Paulus melahirkan benih ilahi yang di penuhi Roh Kudus. Semua orang bisa hamil dalam pengertian mengandung benih ilahi. Ini dengan cara melalui perkawinan Roh Kudus. Kita itu di kawinkan dengan Kristus dalam Baptisan. Di kawinkan oleh Roh kudus dan benih ilahi itu memberkati kita.

Lukas 2:22-24 menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk
menyerahkan-Nya kepada Allah,  dan persembahan yang di korbankan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati. Yesus sebagai penggenapan korban dan Maria menjadi tabut, dan isi tabut itu Firman Allah yang menjadi daging (Tuhan Yesus), daging ini diambil dari daging bunda Maria. Melalu Firman yang menjadi daging inilah manusia mendapat keselamatan karena jalan/pintu keselamatan adalah Yesus sendiiri, tidak ada jalan melalui Dia.

Jadi, ketika kita memasuki Gereja dan melihat banyak ikon-ikon yang indah, ini adalah pengalaman langsung yang melaluinya kita belajar apa rencana Allah bagi manusia. Segala sesuatu di Gereja berbicara kepada kita tentang inkarnasi Allah dan Theosis manusia yaitu menjadi serupa dengan Kristus (1 Yoh 3:2). Amin!

Diterbitkan oleh suriani17

selagi bisa ku pasti terus berjuang

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: