Gereja yang Menang dan Militan

Nama               : Suriani Waruwu

Semester          : VII

M.K                 : Dogmatika 4

Dosen              : Dr. Hendi Wijaya S.S

Tugas               : Ke-13

Gereja yang menang dan militan

Mengingat bahwa suatu kesatuan mystical of Christ baik yang ada di bumi maupun di Firdaus. gereja yang menang adalah yang sudah di Firdaus. Sedangkan gereja yang di bumi adalah yang masih di bumi ini. Kolose 1:19-20 gereja yang menang atas dosa. Kenapa kita perlu mengingat mereka, meminta pengampunan kepada mereka karena mereka sudah menang atas dosa atau disebut sebagai Hagios Ibrani 13:7 kita perlu mengingat mereka dan memperhatikan hidup mereka, perjuangan mereja sampai garis finish. Itu sebab nya dalam 2 Maccabees 15:12,14 seorang imam yang meminta doa dari Yeremia. Militant church kita yang masih berjuang di dunia kita membutuhkan doa2 mereka. Kedua, kita membutuhkan doa para malaikat. Zakharia 1:12-13 ada doa dari malaikat untuk orang2 benar dan malaikat juga berdoa untuk kita. Luk 15:10 ada sukacita karena satu orang bertobat artinya mereka ikut mendoakan kita, ikut memperhatikan kita. Berarti ada hubungan kita dengan malaikat. Malaikat maupun yang ada dalam Firdaus kerja mereka berdoa karena mereka itu adalah roh. Mereka selalu berdoa supaya di dunia ini banyak orang yang percaya. Dalam Yakobus 5:15 orang benar tidak hanya ada di bumi tetapi termasuk para rasul dll doa mereka punya dampak yang paling besar. Mereka juga mengasihi kita, itu sebabnya kasih tak berkesudahan. Baik di surge maupun di bumi.

Christ the only mediator

Di dalam doa kita tidak berdoa kepada hagios tapi kepada Allah di dalam kristus melalui Roh Kudus, 1 Tim 2:5 Kristus sebagai pengantara antara manusia dengan Allah. jadi kita tidak bisa berdoa kepada Allah kalau tidak melalui Kristus. Kalau Dia menjadi mediator jadi doa-doa kita yang di panjatkan kepada Allah melalui Kristus. Kalau ada hagios dan malaikat lalu untuk apa lagi Kristus itu? kita dan juga mereka sama-sama berdoa di dalam Kristus.

Hagios

Orang2 sering kali menyalah artikan akan adanya hagios ini namun kita itu tetap di dalam kristus, ikut Kristus. Adanya hagios membuktikan bahwa apa yang di katakan Yesus itu benar/nyata. Yang penting kita menyembah Allah bukan orang-orang kudus atau hagios ini. Dalam Mat 22:37,39 kita hanya bisa mengasihi Allah satu-satunya bukan yang lain, bukan ikut satu tokoh tertentu namun ikut Yesus. Tapi bagaimana para Hagios ini? Kita percaya bahwa hagios itu ada. Mempelajari tentang hagios kita meneladani iman hagios bukan berarti kita memuji dan menyembah mereka tapi kita hanya melihat iman dan keteladanan mereka yang sudah membuktikan bahwa bagaimana Karya Tuhan di dalam hidup mereka dan dalam Alkitab juga membuktikan bahwa ada orang hagios ini. Wah 19:10 jadi, yang kita sembah hanya Allah bukan Hagios dan lainnya.

            Kita belajar tentang hagios, ikon, maria, Bapa-bapa gereja dll bukan menyembah mereka tapi kita melihat iman mereka, meneladani hidup mereka. Orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang sudah berhasil mengikut Yesus, orang-orang yang sudah menang atas penderitaan dan menang atas dosa. hanya saja kita ikut Yesus lewat kesaksian para hagios ini. Kalau tidak ada hagios maka tidak ada kitab suci karena Yesus tidak menulis kitab suci tapi dia tulis di tanah. Namun yang menulis ini adalah para hagios ini dengan apa yang mereka dengar dari pengajaran Yesus. Galatia 1:8 jika kita mendengar injil di luar para rasul maka terkutuklah. Jadi kita dengar Injil hanya melalui tulisan para hagios ini karena mereka yang mendengar ajaran Kristus sendiri dan tentunya ketika mereka menulis tidak dengan sendirinya tetapi di tuntun oleh Roh Kudus. Firman Allah yang kekal itu bukan yang turun jadi kitab tapi menjadi manusia. Tetapi, Firman Allah yang berinkarnasi jadi manusia yaitu Yesus. Logos ini ada dua:

  • Logos lisan: bisa di lihat, di raba, di sentuh dan di dengar
  • Logos tulisan: Hagios yang di pilih. Hagios lah yang menulis Firman yang ada dalam Alkitab dan di tuntun oleh Roh Kudus. Mereka menulis sesuai dengan apa yang mereka dengar. Jadi alkitab yang mereka tulis itu tidak bisa salah karena di tuntun oleh Roh Kudus. Alkitab itu logos yang di catat dari Yesus.  

Mengapa kita memperingati orang yang sudah mati? Untuk kita memgingat perjuangan iman mereka.

Orang kudus

Dalam Ibrani 13:7; 6:12;13:24,17; Fil 1:1 semua orang kudus dalam Kristus Yesus kita harus memperhatikan akhir hidup mereka. Orang suci adalah dia melihat dirinya dengan dosa orang lain. Orang suci adalah orang yang membuat kebaikan Tuhan menjadi menarik. Orang kudus adalah orang berdosa yang menjalani kehidupan mereka dalam pengampunan yang diberikan Tuhan kepada mereka. Orang kudus adalah mereka yang mempermudah orang lain untuk percaya kepada Allah. Seorang gadis kecil berkata ketika dia melihat seorang suci di jendela kaca patri: “Orang kudus adalah seorang Kristen yang membiarkan cahaya Tuhan bersinar.”

Orang di katakan suci atau kudus adalah orang-orang berdosa yang terus menyadari akan kesalahan dan dosanya lalu meminta pengampunan dari Tuhan hingga akhir hidup mereka. Selain itu orang suci adalah orang yang melihat dirinya dalam dosa orang lain dan mereka juga membuka diri bagi Kristus dan hidup sebagaimana Kristus menghendaki dia untuk hidup. Kepribadian yang paling menonjol dalam spiritualitas mereka yang melihat cahaya Allah yang tidak diciptakan, mereka tidak pernah mengatakan bahwa mereka telah mencapai tingkat spiritual yang tinggi.

Orang suci adalah orang yang telah dijadikan benar-benar seperti yang dinyatakan oleh Kristus dalam Baptisan yang dipisahkan untuk Allah. Orang-orang kudus Allah bukanlah orang benar tetapi orang menyadari kesalahan dan dosa mereka dan mereka bukanlah yang mengenakan lingkaran cahaya terbesar. Mereka adalah orang biasa yang pergi bekerja, membayar pajak, berbicara atau bergaul dengan teman. Tetapi ketika Tuhan berbicara, mereka menurut dan melakukan sesuai dengan apa yang di perintahkan kepada mereka.

Orang-orang kudus adalah mereka yang telah menguduskan diri untuk menyatakan kasih Allah sebagaimana dinyatakan dalam Yesus. Kata Yunani untuk orang kudus, hagios berasal dari kata dasar yang artinya tidak seperti yang lain, berbeda. Orang suci berbeda dari orang-orang di dunia. Mereka hidup sesuai dengan kehendak Allah di dalam Kristus.

Setiap orang Kristen dipanggil untuk kesempurnaan dan mampu menyatakan gambar Allah yang tersembunyi di dalam dirinya. Dalam Perjanjian Baru orang-orang kudus bukan elit spiritual tetapi seluruh tubuh orang percaya. Itu tidak pernah berarti bahwa semua orang Kristen dianggap telah mencapai kesempurnaan tanpa dosa. Dalam pengertian itu tidak ada orang kudus dalam Perjanjian Baru, karena bahkan orang Kristen terbaik pun jauh dari sempurna. Satu-satunya orang suci yang dikenal dalam Perjanjian Baru adalah orang berdosa yang diampuni yang selalu siap untuk menempatkan ketergantungan mereka pada belas kasihan dan kasih karunia Allah.

Setiap orang percaya memiliki potensi kesucian untuk menjadi seperti Kristus (1 Yoh 3:2) atau menjadi seperti gambar Kristus yang adalah gambar Allah itu sendiri (Rom 8:29). Sehingga pada akhirnya orang percaya adalah orang kudus yang segambar dengan Kristus. Amin.

Diterbitkan oleh suriani17

selagi bisa ku pasti terus berjuang

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: