Eksegesis Hosea 1:1-2

Nama               : Suriani Waruwu

Semester          : VII

M.K                 : Eksegesis PB

Dosen              : Dr. Hendi Wijaya S.S

Tugas               : Ke-11

Eksegesis Hosea 1:1-2

Contoh: Hosea 1:1-2

Cari historicalnya à Theoretical à Moral

Historinya:

  • Terjemahan

The word of the LORD that came to Hosea the son of Beeri, in the days of Uzziah, Jotham, Ahaz, and Hezekiah, kings of Judah, and in the days of Jeroboam the son of Joash, king of Israel. (Hos. 1:1 RSV)

  דְּבַר־יְהוָ֣ה׀ אֲשֶׁ֣ר הָיָ֗ה אֶל־הוֹשֵׁ֙עַ֙ בֶּן־בְּאֵרִ֔י בִּימֵ֙י עֻזִּיָּ֥ה יוֹתָ֛ם אָחָ֥ז יְחִזְקִיָּ֖ה מַלְכֵ֣י יְהוּדָ֑ה וּבִימֵ֛י יָרָבְעָ֥ם בֶּן־יוֹאָ֖שׁ מֶ֥לֶךְ יִשְׂרָאֵֽל׃(Hos. 1:1 WTT)

When the LORD first spoke through Hosea, the LORD said to Hosea, “Go, take to yourself a wife of harlotry and have children of harlotry, for the land commits great harlotry by forsaking the LORD.” (Hos. 1:2 RSV)

  תְּחִלַּ֥ת דִּבֶּר־יְהוָ֖ה בְּהוֹשֵׁ֑עַ פ וַיֹּ֙אמֶר יְהוָ֜ה אֶל־הוֹשֵׁ֗עַ לֵ֣ךְ קַח־לְךָ֞ אֵ֤שֶׁת זְנוּנִים֙ וְיַלְדֵ֣י זְנוּנִ֔ים כִּֽי־זָנֹ֤ה תִזְנֶה֙ הָאָ֔רֶץ מֵֽאַחֲרֵ֖י יְהוָֽה׃ (Hos. 1:2 WTT

Theoretical:

Hosea merupakan satu tipologi apa yang terjadi pada Kristus nantinya. Ibrani 1:1-3 di zaman dulu Allah berbicara melalui para nabi, tetapi di sekarang ini Firman itu sendiri yang turun kebumi berinkarnasi jadi manusia yaitu Yesus sendiri.

Bangsa Israel di anggap sudah melakukan perjinahan rohani. Apa itu perjinahan rohani? Tidak setia terhadap pasangannya. Apa hubungannya dengan Kristus? Kristus adalah mempelai laki-lakinya dan gereja adalah mempelai perempuan. Bangsa Israel di ajak untuk setia kepada Allah, pasangannya dan juga kita setia kepada mempelai laki-laki. Kok Allah menyuruh Hosea menikah dengan perempuan bersundal bahkan punya anak dari perempuan sundal itu? Allah mengajarkan kita setia kepada Kristus sebagai mempelai laki-laki. Apa yang terjadi kepada Hosea ketika dia menikah? Kita di ajarkan bahwa kita sebagai mempelai kristus harus setia menunggu mempelai laki-laki untuk kedatangannya yang ke dua kalinya. Pernikahan Hosea suatu perumpaan bahwa Allah itu setia sedangkan kita umatnya tidak setia.

Gomer itu seperti kita dan Hosea itu mempelai laki-laki (Yesus) yang setia. Ini menunjukkan kristus sebagai mempelai laki-laki dan gereja mempelai perempuan dan gomer merupakan perempuan bersundal. Ini menunjukkan kasih Allah yang begitu besar kepada manusia. Ketika Yesus bertemu dengan perempuan bersundal maka dia di selamatkan oleh Yesus. Spiritual meaning gomer yaitu tidak setia di dalam hati, artinya sering selingkuh dari Allah. misalnya seperti bangsa Israel menyembah berhala, menyembah mamon, selingkuh dari suami istri, jatuh dalam hubungan sex, dll.  Ini menekankan kita selalu melakukan perjinahan rohani. Begitu kamu melakukan dosa maka kamu melakukan perjinahan rohani. Roma 13:8: 8 Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat. 9 Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri! 10 Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat. (Rom. 13:8-10 ITB) seharusnya Gomer mengasihi Hosea. Kita tidak hanya di tuntut jangan berjinah tapi kasihi pasanganmu.  Secara historical ini harus di genapi dengan kasih. Apa yang di berikan Bapa Gereja, kita belajar setia kepada Kristus bagaimana supaya kita tetap setia. Matius 23:22 karena mereka tidak memakai pakaian pesta. Paulus bilang kamu sudah di Baptis dan sudah memakai pakaian Kristus. Jagalah pakaianmu jangan sampai rusak. Kita harus berjaga-jaga supaya jangan sampai pakaian itu rusak. Bagaimana kita bisa menjaga pakaian/status sebagai mempelai? Jangan sama seperti Gomer dan bangsa Israel yang tidak setia. Setiap lelaki tidak mau perempuan yang bukan perawan begitu juga Yesus tidak mau kalau umatnya tidak suci, Dia mau kita hidup kudus Efesus 1:4-5 jadi Anak Allah harus hidup kudus. Dalam 1 Kor 7:14 yang tidak setia di kuduskan oleh yang setia ibarat kita dengan Yesus. Dalam Roma 3:3; 6:1-2 kasih karunia itu selalu ada dimana Allah itu tetap setia. Makanya Paulus mengatakan bagaimana Kasih Karunia itu bertambah jika kita tetap berbuat dosa. Kalau kita tidak setia masakan kita tetap hidup dalam ketidak setiaan kita. Setiap manusia punya dua mata fisik yang bisa mempelajari semua kesalahan-kesalahan Bangsa Israel yang tidak setia tapi Allah tetap setia dan kita juga bisa lihat dimana Yesus masih mau mengampuni orang yang menganiayanya. Dalam Mat 6:22-23 dia mengajarkan ada mata ketiga yang menentukan terang gelapnya matamu. Dalam Roma 12:2 kita di ajari bagaimana setia kepada Allah? menjaga mata hatimu Amsal 4:23 hati merupakan seluruh keberadaan diri orang. Jadi jagalah hatimu karena dari situlah mengalir air kehidupan dan kita tahu dalam Yohanes air kehidupan itu adalah Kristus. Bagaimana menjaga hati? Yesus menjelaskan dengan ringkas dalam Mat 6:22-23 jagalah matamu ὁ ὀφθαλμός (Matt. 6:22 GNT) ini juga di jelaskan lagi oleh Lukas dan rasul Paulus bahwa mata itu adalah Nous. Bagaimana orang bisa memiliki punya Nous Efesus 4:22 nous ini harus di lahir barukan, baru bisa menerangi menjadi pelita tubuh. Roh dan nous itu sama di perbaharui oleh kekuatan ilahi yang di sebut oleh anugrah Allah karena di curahkan dalam hati.

Kalau tidak ada pengorbanan Kristus maka tidak ada anugrah Roma 5:5 kasih Allah di curahkan oleh Roh Kudus dalam hati kita. Kalau nous sudah di perbaharui maka fungsinya menjadi pelita tubuh yang menerangi tubuhmu. Apa tandanya? Roma 6:12-13 tubuh yang terang itu yang diserahkan kepada Allah. Roma 8:5 mata ketiganya itu bisa melihat daging atau roh.

  • Menjaga hati supaya jangan seperti Gomer/bangsa Israel sebab kita adalah mempelai Kristus yang menjaga kekudusan.
  • Sebagai obediencenya adalah: dari dalam hati timbul segala kjahatan Mark 7:21-23 jadi kita harus menjaga Nous kita karena inilah yang menentukan gelap terang nya tubuh kita. Apa yang kita lihat dengan mata kita (daging atau roh Rom 8:5) disini terbukti ketaatan kita jika kita memilih dagi maka kita akan mati tapi kalau kita tertuju pada roh maka kita akan memperoleh hidup seperti kata Paulus.

Fronema

Roma 8:5 For those who live according to the flesh set their minds on the things of the flesh, but those who live according to the Spirit set their minds on the things of the Spirit. (Rom. 8:5 RSV)

Kata memikirkan ini bukan kerja otak tapi nousnya di arahkan kepada hal-hal daging. Φρονοῦσιν (Rom. 8:5 GNT) ini merupakan perangkat jiwa bukan perangkat otak. Kerja dari otak adalah pikiran-pikiran jahat. Paulus menggunakan kata φρονοῦσιν Artinya φρονοῦσιν, verb indicative present active 3rd person plural from φρονέω/think filipi 2:5. Dalam Roma 8:5 berpikir secara serius/hati-hati, mempertimbangkan. Kata Fronew, lexicon mengatakan ini adalah masalah kerja pikiran dari jiwa kita yang melihat daging atau roh. Roma 3:13; Filipi 2:5 bahasa aslinya bukan pikiran dan perasaan tapi hendaklah nous kristus itu terdapat juga di dalam diri kamu. Dalam Filipi 4:8 memikirkan daging menghasilkan nafsu sedangkan mimikirkan dalam roh maka akan menghasilkan keinginan roh/nafsu roh. Kata-katamu berasal dari hati apa yang keluar dari hati itulah yang menajiskan kita. Filipi 4:8 bertentangan dengan yang dari daging. Daging ini jangan di lihat dari fisik tapi di lihat dari spiritual. Galatia 5:19 perbuatan daging/hasil kerjanya daging jadi ini bertentangan dengan buah roh. Dan semuanya perbuatan yang najis munculnya mulai dari dalam Markus 7:21.

Kesimpulan

Dalam Filipi 2:5 kita di suruh punya pikiran seperti Kristus 1Kor 2:16 disini yang di pake adalah nous. Kapan kita memiliki nous Kristus? Galatia 3:27; Kolose 3:10 mengenakan manusia baru yang terus menerus di perbaharui. Kita mengenakan pakaian kristus ini kita masih belum sempurna tapi kita menuju seperti gambarnya. Kita menerima kristus kata Bapa gereja kita menerimanya sewaktu kita di Baptis. Mengenakan manusia baru. Kemanusiaan baru ini terus menerus di perbaharui sampai serupa dengan Kristus 1 Yoh 3:2; Roma 8:29 Galatia 4:19.

1 Kor 2:16 nous Kristus à memikirkan hal-hal yang jadi roh. Jadi kita harus memikirkan hal-hal roh bukan hal-hal duniawi. Roma 12:2 kalau kita sudah memikirkan hal-hal roh maka dokimaso (Yunani) tentang kehendak Allah. 1 Kor 13:11 sifat kanak-kanak? Suka bertengkar, egois 1 Kor 3:11 itu manusia daging, Fil 4:8 logismoinya jahat. Yak 1:15 epithumia ibarat benih nanti yang menghasilkan buah. Jadi jika apa bila keinginan itu di buahi maka akan menghasilkan dosa. Mengapa kita harus menjaga nous kita? Supaya kita bisa serupa dengan Kristus. Amin.

Diterbitkan oleh suriani17

selagi bisa ku pasti terus berjuang

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: